www.emiertips.info Tips Blog | Games Anak | Software Tips Cakemier
Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label PDF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PDF. Tampilkan semua postingan

Cara Mengubah File JPG ke PDF

Beberapa Cara Mengubah File JPG ke PDF

Seperti sudah saya jelaskan diatas ada banyak cara yang bisa kita lakukan baik offline maupun online lewat HP Android atau PC, dan berikut ini adalah panduannya.

1. Cara Convert JPG ke PDF Online

Ada banyak situs online yang menyediakan layanan untuk mengkonversi gambar ke PDF online secara gratis dan tanpa batasan, dan jika mencari yang terbaik berikut ini adalah beberapa situs yang pernah saya coba dengan hasil yang cukup optimal.
A. Menggunakan SmallPDF JPG ke PDF
  • Buka halaman http://smallpdf.com/id/jpg-ke-pdf
  • Kemudian upload file gambar yang ingin kamu convert ke PDF dengan cara klik Pilih File atau jika ingin lebih cepat bisa dengan cara drag and drop dari PC langsung ke web browser.
  • Tunggu sampai file gambar sukses terupload, dan jika ingin mengubah banyak file sekaligus maka ulangi langkah ke 2.
  • Setelah semua gambar sukses diupload, klik Buat PDF anda sekarang.
  • Terakhir jika sudah selesai, kamu bisa langsung download hasilnya ke PC

B. Menggunakan ilovepdf
Alternatif lain selain smallpdf, adalah ilovepdf  yang mana keduanya sama-sama memberikan layanan secara gratis dan berikut ini adalah langkahnya.
  • Buka halaman http://www.ilovepdf.com/jpg_to_pdf
  • Kemudian upload gambar yang ingin kamu ubah, dengan cara klik Select JPG Images atau dengan cara drag and drop.Cara Mengubah File Gambar (JPG) Menjadi PDF
  • Setelah file gambar yang ingin kamu convert sukses diupload semua, kemudian klik Convert to PDF.
  • Terakhir kamu bisa langsung download atau simpan file tersebut ke DropBox maupun Google Drive.

Catatan : SmallPDF membolehkan kita upload file selain JPG namun hasilnya kurang bagus dalam percobaan saya gunakan PNG, baik smallpdf maupun ilovepdf dapat mengambil maupun menyimpan file dari dan ke DropBox atau Google Drive.

2. Cara Mengubah File Gambar (JPG) Menjadi PDF Offline

Jika kamu tidak memiliki koneksi internet yang cukup stabil atau memang lebih suka memilih untuk melakukan proses konversi di PC sendiri maka salah satu cara yang bisa kamu pilih adalah dengan menggunakan Foxit Reader, berikut panduannya.
Foxit Reader adalah salah satu aplikasi pembaca file PDF namun memiliki banyak fitur menarik yang tidak dimiliki oleh software sejenis, salah satunya adalah dapat digunakan untuk mengubah berbagai file menjadi PDF dengan mudah jadi bukan hanya berupa gambar, tetapi bisa juga MS Word, Excel maupun Powerpoint, dan berikut adalah panduannya.
  • Download dan install aplikasi Foxit Reader di PC kamu. 
  • Buka Windows Explorer kemudian, pilih gambar yang ingin kamu rubah – Klik Kanan lalu pilih
  • Kemudian aplikasi Foxit Reader akan terbuka, terakhir klik icon save untuk menyimpan file tersebut.
Kelemahan : Foxit Reader memang cukup simpel dan mudah digunakan, tetapi aplikasi ini memiliki keterbatasan yaitu hanya dapat digunakan untuk mengubah 1 file saja, jadi jika ingin convert banyak file sekaligus sebaiknya pilih 2 layanan online diatas.

3. Cara Mengubah JPG ke PDF Dengan Nitro Reader

Alternatif lain adalah menggunakan Nitro Reader, fungsinya hampir sama dengan Foxit Reader dan berikut adalah caranya:
  • Install aplikasi Nitro Reader, jika belum punya bisa unduh dari sini https://www.gonitro.com/pdf-reader
  • Buka Windows Explorer lalu cari file jpg yang ingin kamu convert ke pdf, bisa satu file atau banyak sekaligus. Jika pilih banyak file caranya select semua file tersebut lalu klik kanan – Print.
  • Setelah dialog cetak / print terbuka pilih printer menjadi Nitro PDF Creator kemudian pilih Print.
  • Beri nama kemudian Save, selesai.
Kelebihan cara terakhir ini adalah bisa menggabungkan banyak jpg menjadi satu file pdf yang sama, selain itu kita juga bisa ubah ukuran kertas dan layout misalnya full page, 4×6, 5×7 dan sebagainya.

4. Cara Merubah File JPG ke PDF Lewat HP Android

Opsi ke-4 ini cocok bagi kamu yang ingn merubah gambar jpg menjadi PDF di HP Android, selain bisa lakukan dengan cara online seperti saya jelaskan pada nomor 1, kita juga bisa lakukan menggunakan aplikasi tambahan yaitu Xodo Docs PDF Reader, dan berikut adalah cara mengubah JPG ke PDF di Android baik ponsel maupun tablet.
  1. Download dan install Xodo Docs PDF Reader & editor dari Google Play Store berikut ini.
  2. Kemudian jalankan aplikasinya.
  3. Tap/pilih tombol + yang ada dibagian bawah kanan.
  4. Pilih PDF from image.
  5. Pilih Gallery seperti terlihat pada gambar dibawah ini.
  6.  Setelah galeri terbuka silahkan kamu cari file gambar maupun foto yang akan dijadikan sebagai pdf.
  7. Selanjutnya tentukan lokasi folder untuk menyimpan hasilnya, lalu Select. Tunggu beberapa saat, selesai
Kelemahan cara ini adalah kita hanya bisa ubah satu file dalam sekali proses.
Penting Diketahui
Setelah melakukan beberapa percobaan, hasil gambar terbaik untuk diconvert ke PDF adalah JPG, jadi jika kamu memiliki format gambar PNG maka sebaiknya ubah dulu ke JPG agar saat diubah ke file PDF hasilnya tetap bagus atau tidak pecah.
Alternatif lain agar hasilnya bagus adalah dengan memilih cara ke-3 yaitu melalui menu Print, karena saat akan mencetak ke pdf kita bisa sesuaikan ukuran gambar maupun layoutnya sehingga gambar tidak akan melebar atau diperbesar otomatis.
Kesimpulan
Yang terbaik saat ingin mengubah JPG ke PDF adalah melakukannya dari PC melalui menu print seperti yang saya tunjukan pada cara no 3, tetapi sebelumnya kita harus install aplikasi pdf reader atau virtual printer pdf.
Kenapa cara no 3 adalah yang terbaik? karena kita bisa atur ukuran kertas dan bisa convert banyak file jpg sekaligus sehingga nanti hasilnya akan menjadi satu file pdf yang sama.
Sumber: https://opikini.com/

Cara membuat Simpan Halaman Web Ini Sebagai PDF

Suatu saat Anda mendapati suatu weblog yang di dalamnya ada fasilitas mencetak halaman tersebut ke dalam format pdf.

Fasilitas menyimpan halaman web sebagai PDF ini memanfaatkan layanan yang disediakan oleh PDF Online. Jadi, jika mempunyai website atau blog, Anda pun dapat memanfaatkannya juga. Registrasi, atur setting dan sisipkan kode javascript yang diberikan. Di sini pula Anda dapat melihat statistik halaman mana saja yang disimpan oleh pengunjung sebagai file PDF dan berapa jumlah hit-nya.

Yang perlu diperhatikan adalah apa yang akan dijadikan isi file PDF ini adalah isi halaman web sebagaimana yang tertampil ketika Anda menge-print-nya. Anda dapat mengeceknya melalui fasilitas Print Preview pada browser Anda. Jika sudah Anda anggap pantas dicetak atau di-PDF-kan, Anda dapat langsung memanfaatkan fasilitas "Save page as PDF" ini. Jika belum, Anda bisa melakukan penyesuaian terlebih dahulu, misalnya dengan memisahkan style (CSS) yang digunakan untuk tampilan monitor (media=screen) dan style yang digunakan untuk tampilan cetak (media=print). Jadi Anda dapat "menghilangkan" apa-apa yang tidak perlu dalam tampilan monitor atau menampakkan sesuatu yang tidak tampil dalam tampilan monitor.

Apakah apa yang saya tuliskan ini cukup menarik bagi Anda? Atau mungkin ada kemungkinan Anda memerlukan di kemudian hari? Simpan saja dalam USB flash disk Anda sebagai file PDF. Caranya dengan mengklik image "Save page as PDF" di bawah.

PDF meluncurkan petunjuk untuk serangan mesin

Adobe telah mengeluarkan blog entry yang memberikan instruksi pengguna dan administrator pada teknik mitigasi untuk mengeksekusi kode yang tertanam yang telah dieksekusi dengan persetujuan pengguna. Hal itu baru-baru ini dilaporkan ini oleh peneliti Didier Stevens, dan diaktifkan secara default oleh Acrobat dan Reader, serta perangkat lunak lain PDF klien. Hal ini untuk melindungi pengguna dari serangan yang bebahaya

Pengguna dapat ke Edit-Preferences, pilih Manajer Trust di sebelah kiri, kemudian hapus centang pada kotak kanan yang ditunjukkan dalam gambar dibawah ini.
The blog entry Adobe meliputi kunci registri yang dikontrol oleh pengaturan ini sehingga administrator dapat mendorong keluar pengaturan melalui jaringan.
Hapus kotak centang "Allow opening of non-PDF file attachments with external applications" seperti yang ditunjukkan di bawah ini.



Bagi administrator yang ingin menggunakan pengaturan registry pada Windows, tambahkan nilai DWORD berikut: 


HKEY_CURRENT_USER \ Software \ \ Adobe \ Acrobat Reader \ 9,0 \ Originals

Name: bAllowOpenFile
Type: REG_DWORD
Data: 0

Selanjutnya, administrator bisa keluar dari pilihan untuk menjaga pengguna terakhir dari merubahnya, dengan menambahkan nilai DWORD berikut: 


HKEY_CURRENT_USER \ Software \ Adobe \ Acrobat Reader \ 9,0 \ Originals

Name: bSecureOpenFile
Type: REG_DWORD
Data: 1

Catatan:
Sampel ini diasumsikan Anda menambahkan pengaturan registri ke Adobe Reader 9. Untuk Adobe Acrobat, Anda bisa menggantikan "Acrobat Reader" dengan "Adobe Acrobat", dan pada yang versi berbeda, Anda bisa menggantikan nilai untuk "9.0".


Format PDF Berbahaya? (Hasil analisa)

Jika Anda mencoba untuk membuka dokumen Word dengan font yang tidak diinstal pada sistem Windows, mungkin anda akan mengalami kesulitan, karena windows akan menerjemahkannya dengan menggunakan font terdekat yang dapat ditemukan. Hal ini akan merusak format yang sudah ada.

Pada awal 90an perusahaan Adobe menciptakan Portable Document Format (PDF) untuk tujuan khusus untuk memastikan bahwa dokumen terlihat sama persis seperti aslinya, tidak peduli perangkat apa yang digunakan untuk melihat atau mencetaknya.
Jadi inilah alasan ada begitu banyak eksploitasi menggunakan format PDF untuk menyerang sistem komputer?

Mikko Hypponen, Chief Research Officer dari F-Secure Corporation, telah melacak penggunaan file PDF dengan coders malware, baik sebagai ancaman yang meluas dan ancaman yang ditargetkan untuk tujuan tertentu.

Hypponen memposting secara detail di blognya; di sini ada beberapa penekanan. Dalam PDF dapat berisi link video, musik, dan objek 3D, dengan JavaScript untuk rendering. Bentuk ini dibuat menjadi PDF sehingga dapat mengirim data ke server yang jauh.
Format PDF bahkan termasuk pilihan untuk memulai file yang dapat dieksekusi.

Hypponen mengatakan, "Dengan spesifikasi seperti ini, tak heran dibutuhkan waktu bagi Adobe Reader untuk boot dan load dengan semua plugin. Tidak heran jika terjadi masalah keamanan dengan pembaca PDF pada umumnya.."
Untuk menyoroti masalah tersebut, peneliti Didier Stevens baru saja membuat bukti yang mengkhawatirkan konsep PDF file yang menjalankan kode arbitrer bila Anda melihatnya.

Adobe telah sangat sukses mempromosikan format PDF-PDF di mana-mana. Bagaimana Anda dapat melindungi diri dari kerentanan yang melekat mereka? Hypponen menyarankan Anda benar-benar menghindari membuka file PDF pada komputer lokal Anda, lebih baik membukanya melalui Google Docs.

Jika Anda menggunakan Chrome, Firefox, atau Opera, Anda dapat menginstal gPDF plug-in untuk mengotomatisasi proses untuk PDF berbasis web. Untuk file lokal Anda, ia menyarankan Anda "menggunakan PDF reader yang sebagai tidak populer mungkin.

Dengan pengguna yang lebih sedikit, itu akan kurang menarik untuk mendapat serangan."


Adobe telah mengeluarkan blog entry yang memberikan instruksi pengguna dan administrator pada teknik mitigasi untuk mengeksekusi kode yang tertanam yang telah dieksekusi dengan persetujuan pengguna. Hal itu baru-baru ini dilaporkan ini oleh peneliti Didier Stevens, dan diaktifkan secara default oleh Acrobat dan Reader, serta perangkat lunak lain PDF klien.

Pengguna dapat ke Edit-Preferences, pilih Manajer Trust di sebelah kiri, kemudian hapus centang pada kotak kanan yang ditunjukkan dalam gambar dibawah ini.
The blog entry Adobe meliputi kunci registri yang dikontrol oleh pengaturan ini sehingga administrator dapat mendorong keluar pengaturan melalui jaringan.
Hapus kotak centang "Allow opening of non-PDF file attachments with external applications" seperti yang ditunjukkan di bawah ini.



Bagi administrator yang ingin menggunakan pengaturan registri pada Windows, tambahkan nilai DWORD berikut:
HKEY_CURRENT_USER \ Software \ \ Adobe \ Acrobat Reader \ 9,0 \ Originals

Name: bAllowOpenFile
Type: REG_DWORD
Data: 0

Selanjutnya, administrator bisa keluar dari preferensi untuk menjaga pengguna terakhir dari merubahnya, dengan menambahkan nilai DWORD berikut:
HKEY_CURRENT_USER \ Software \ Adobe \ Acrobat Reader \ 9,0 \ Originals

Name: bSecureOpenFile
Type: REG_DWORD
Data: 1

Catatan:
Sampel ini diasumsikan Anda menambahkan pengaturan registri ke Adobe Reader 9. Untuk Adobe Acrobat, Anda bisa menggantikan "Acrobat Reader" dengan "Adobe Acrobat", dan pada yang versi berbeda, Anda bisa menggantikan nilai untuk "9.0".


masukkan email anda: