www.emiertips.info Tips Blog | Games Anak | Software Tips Cakemier
Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mobil. Tampilkan semua postingan

Aplikasi untuk Mobile

Review Date: 07.23.2012
Bottom Line: Songza mungkin tidak memiliki on-demand trek dan album, tapi ini aplikasi iPad gratis mengkhususkan diri dalam komunitas-curated playlist yang akan menarik bagi musik yang menikmati membuat campuran. Sayangnya, aplikasi Songza tidak memungkinkan penciptaan playlist atau editing yang sudah dicadangkan untuk situs web.


Cara Merawat Ban Mobil dan Motor

Ban adalah sebuah komponen pada kendaraan yang sangat vital guna menunjang kenyamanan dan keselamatan dalam mengemudi pada saat Kendaraan di jalankan. Tanpa perawatan yang baik, ban mobil dan motor yang kita gunakan pasti akan berpengaruh terhadap kenyamanan dan keselamatan kita.

Cara mengatasi Mobil Sulit Dihidupkan

Sulit distarter atau mesin tidak mau hidup kerap menjadi masalah tersendiri bagi mobil pribadi seseorang, apalagi bila ternyata si pemiliknya sama sekali tidak mengerti bagaimana merawat mobil. Jangan sampai Anda menjadi salah satu diantara mereka yang buta teknologi, sebab mati mesin tak jarang terjadi di saat Anda sama sekali tidak mengharapkannya (misalnya menjelang rapat penting). Untuk itu, simak tips- tips berikut ini.

Tips Perawatan Pintu Mobil

Pintu adalah bagian kendaraan sangat penting untuk dirawat, sehingga menjamin keamanan & kenyamanan pada saat berkendaraan. Pintu mobil sering luput dari perhatian pemiliknya, padahal jika terjadi kerusakan bisa berakibat fatal.

Akibatnya
Misalnya, bila rel kaca sudah getas sehingga air bisa masuk ke celah pintu dan membuat mekanisme penggerak kaca jendela berkarat. Sehingga saat naik turunnya kaca akan terasa berat dan harus dibantu dengan tangan. Belum lagi terdengar suara berderit, serta pemutar kaca bisa macet seketika. Demikian juga dengan gagang pintu, jika pelumas untuk mekanisme pembuka pintu mengering, pintu akan sulit dibuka.

Mobil Esemka dimata Duta besar Jepang

Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yoshinori Katori benar-benar penasaran dengan mobil Esemka. Mobil rakitan siswa sekolah menengah kejuruan di Surakarta tersebut membuatnya rela meluangkan waktu untuk datang ke Surakarta.

Dia bahkan menantang agar Esemka segera diproduksi massal dan bisa dijual hingga ke mancanegara. »Kapan diekspor ke Jepang?” kata Yoshinori Katorinya, Jumat, 11 Mei 2012 pagi tadi.
Pagi ini saat berkunjung ke Solo Techno Park, tempat para siswa SMK merakit mobil-mobil Esemka seperti jenis sport utility vehicle (SUV) dan pick up, Yoshinori hanya didampingi salah seorang stafnya.

Honda New CR-V; Review, Fitur dan Harga

PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi meluncurkan New Honda CR-V, Kamis (26/4), di Jakarta. Kendati tanpa perubahan harga dari model sebelumnya, CR-V menawarkan fitur lebih komplit dari pendahulunya. Artinya, selain punya kelebihan dari segi harga, juga punya penambahan fitur dan desain baru, sehingga tampilannya lebih mewah di sisi eksterior dan interior, serta tambah nyaman.

Berbagai penambahan fitur dan desain baru dihadirkan pada kedua varian New Honda CR-V yang telah dipasarkan sejak tahun 2010 lalu. Ini memberikan nilai lebih bagi konsumennya masing-masing. Terlebih untuk varian 2.0 liter, yang kini semakin mewah dan memiliki fitur berlimpah, antara lain Leather Seat, Wood Panel pada konsol tengah, depan, serta door lining, New Front Grille, New Painted Lower Body, serta Head Unit dengan layar sentuh.

Pilih mana Xenia, Luxio dan APV

Beberapa waktu yang lalu ada seorang teman mau membeli mobil. Dia bertanya lebih baik mana antara Xenia, Luxio atau APV.
Daihatsu New Xenia

Saya membantu untuk cari info di internet dan ada ulasan perbandingan di situs Kaskus berupa pendapat beberapa rekan kaskuser.

Berikut ini saya tuliskan perbedaan antara Xenia, Luxio atau APV yang saya copy dari pendapat-pendapat di Kaskus tersebut.

Specs, harga dan warna New Xenia 2012 lengkap

Info lengkap Daihatsu All-New Xenia pada tahun 2012 termasuk harga jugal mobilnya. Semua informasi tentang specs, harga dan warna daihatsu all-new xenia pada tahun 2012.:

Tambahan warna bodi untuk all-new xenia yaitu putih, hitam kehijauan dan biru muda. Jadi dengan harga diatas anda dapat memilih warna mobil daihatsu yang anda suka.Ada Tiga fitur baru yang ditawarkan Daihatsu pada All New Xenia, Apa saja itu, berikut diantaranya

Waspada Trik Penjahat dalam Mencuri Mobil

Ghiboo.com - Kejahatan bisa berada dimana-mana, targetnya dan modus operasinya pun beragam dilakukan para pelaku kejahatan. Terutama pencurian terhadap mobil yang semakin tinggi dengan beragam cara, mulai dari cara konvensional hingga menggunakan teknologi anti pencurian masih tetap bisa dibobol.Seperti dikutip dari Automotto, Kamis (22/3), pencurian kendaraan terus meningkat seiring bertambahnya penduduk, yang dibarengi dengan pertumbuhan jumlah mobil yang ada saat ini.


Nah, agar hal itu tidak terjadi pada kendaraan Anda sebaiknya waspada terhadap 10 trik penjahat pencuri mobil berikut supaya mobil tetap aman.

Kiat Esemka kian melangit


Kiat Esemka, kian hai kiat berkibar, dukungan dan pujian pun datang dari berbagai kalangan. Ini semua dimulai dari Walikota Solo yang menggunakan Kiat esemka sebagai mobil dinasnya. Mediapun ramai ramai memberitakan mobil rakitan siswa SMK ini, bahkan tidak jarang yang mendukung Kiat Esemka untuk dijadikan sebagai Mobil Nasional.


Sukiyat, Si Perakit Mobil Esemka

KOMPAS.com - Sebenarnya Sukiyat tidak pernah bermimpi untuk membuat mobil. Pada awalnya dia hanya ingin membantu para siswa Jurusan Otomotif Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Trucuk, Klaten, Jawa Tengah. Dia ingin siswa di sekolah itu bisa melakukan praktik membuat bodi mobil. Apalagi, di sekolah itu, dia menjadi ketua komitenya.


Kalau sekarang kita punya mobil buatan sendiri, ya, harus berani menghargai produk kita sendiri.

BAN TERBAIK DI INDONESIA GT RADIAL

Ban terbaik di Indonesia, pada saat kita ingin membeli ban baru ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar nantinya kita tidak kecewa setelah membelinya. Dan satu hal yang terpenting yang harus kita perhatikan adalah sebelum membeli ban, kita harus terlebih dahulu mengidentifikasi ban mana yang terbaik untuk kendaraan yang kita gunakan dan cocok dengan cara kita dalam mengemudikan kaendaraan.

Sop Perawatan Berkala Ch. 10.000 Pada Daihatsu Xenia

A. Siapkan Unit Kendaraan pada Stall
B. Posisikan Kendaraan pada posisi Aman
C. Pasang Site Cover dan Vender Cover
D. Siapkan Tool box
E. Siapkan workshop manual
F. Siapkan SST (Special Service Tool)

Penggantian Oli Mesin
a. Dilakukan setiap 5.000 km, menggunakan SAE 20 W 50 AFI SF/SG
b. Dilakukan sesuai SOP
  • Siapkan Oli baru
  • Siapkan wadah untuk menampung Oli bekas
  • Pasang site cover dan vender
  • Buka Cup Engine lalu topang
  • Lepas Penutup Lubang pemasukan pada Cylinder Cup
  • Lepas Baut sumbat pembuangan Oli pada Carter menggunakan Kunci ring
  • Biarkan Oli terkuras keluar
  • Pasang baud pembuangan
  • Tuangkan Oli baru Sesuai kapasitas :

    1. Tanpa penggantian saringan : 2,1 L
    2. Saringan Oli diganti : 2,3 L
    3. Keadaan Kosong/kering : 2,6 L
  • Periksa kapasitas oli menggunakan Deph Stick, Harus diantara " E s/d F "
  • Bersihkan permukaan yang terkena Oli menggunakan Majun
  • Tutup Kembali Cup Engin

    1. SAE : Society Automotif Of Enginering
    2. AFI : American Fetrolium Institut
    3. SF : Safty Factor (Faktor keamanan)
    4. SG : Safty Grade (Factor Ketahanan)

      • Kekentalan mencapai 20 Mash pada suhu -7 derajat C / +/- 20 derajat F
      • Kekentalan mencapai 50 Mash pada suhu 38 derajat C / +/- 100 derajat F
      • Mash : Satuan Kerapatan
Pemeriksaan Oli Transmisi dan Diferential, Penggantian
dilakukan setiap 20.000 km.
  • Tempatkan kendaraan pada posisi aman
  • Lepas baut sumbat pemasukan Oli
  • Periksa Kuantitas Oli, harus sejajar dengan lubang pemasukan (5 mm di bawah lubang)
  • Menggunakan SAE 90 GL 4 Untuk Transmisi, Kapasitas : 1,2 L
  • Menggunakan SAE 90 GL 5 Untuk Diferential, Kapasitas :1,6 L
  • Pasang kembali baut pemasukan Oli.
Pemeriksaan Grease /gemuk pada Neple (Bleeder Plug). - Secara Visual pemeriksaan dilakukan pada tutup debu (dust cover/Boot) 4. Pemeriksaan ketinggian minyak Power Steering dari kebocoran.
  • Secara visual, bahwa tinggi minyak berada di antara Min s/d Max Hot level pada tangki cadangan dan bila minyak dalam keadaan dingin permukaan minyak berada pada posisi Min s/d Max cold level pada tangki cadangan.
  • Jeni Oli Power steering sama dengan Oli Transmisi Oyomatis (ATF Dextron II)
Penggantian Saringan Oli (Oil filter), Dilakukan setiap 10.000 km
  • Dilakukan bersamaan dengan penggantian Oli mesin
  • Lepas saringan Oli Menggunakan SST OIL FILTER
  • Pasang Baut penyumbat pembuangan pada carter
  • Massukan Oli Baru
6. Pemeriksaan dan penyetelan celah katup (Vave Clereance)
  • Ukur celah katup menggunakan Fuller gauge antara Came Shaft dan Valve Lifter.
  • Ukuran STD IN : 0,13 mm (Dingin) / 0,23 mm (Panas)
  • Ukuran STD EX : 0,20 mm (Dingin) / 0,30 mm (panas)
Pemeriksaan Saringan Udara (Air Filter), Dilakuka n setiap 5000 km dan di ganti setiap 20.000 km.
  • Lepas Saringan Udara dari air filter box
  • Tiup menggunakan udara bertekanan (Compressor) dari atah berlawanan,atau dari arah Karburator atau Air Intake Chamber
  • Pasang kembali saringan udar pada air filter box.
Pemeriksaan dan pembersihan Saringan Bahan Bakar (Fuel Filter)
  • Lakukan peniupan menggunakan udara bertekanan (Compressor)
  • Saat dilakukan peniupan, saringan bahan bakar harus dalam keadaan terisi
    oleh bahan bakar, dan peniupan dilakukan dengan arah berlawanan tanda panah.
Pemeriksaan dan pembersihan Busi (Spark Plug)
  • Lepas kabel Busi (High Tension Cord)
  • Lepas Busi menggunaka SST dari kepala cylinder (Cylinder Head)
  • Bersihkan kepala Busi menggunakan sikat kawat halus
  • Lakukan penyetelan menggunakan Fuller gauge
  • Pasang kembali Busi diikuti pemasangan Kabel Busi
  • Ukuran STD Celah Busi : 1,00mm s/d 1,10 mm
Pemeriksaan Kondisi dan Tahanan Kabel Busi (High Tension Cord)
  • Gunakan Multitester,
  • Posisikan Conector pada " X 1K Ohm"\

Apa yang perlu dilakukan (cek) sebelum membeli mobil bekas

1. Carilah mobil bekas dari penjual/ Dealer/ Showroom terpercaya.
2. Cek kelengkapan dokumen.
  • BPKB [Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor]
  • STNK [Surat Tanda Nomor Kendaraan]
  • Faktur Kendaraan
  • Fotokopi indentitas pemilik kendaraan sesuai STNK dan BPKB
  • Kwitansi jual beli bermaterai [untuk transaksi perorangan]
  • Cocokkan semua data yang tertera di STNK dan BPKB dengan data yang ada di mobil seperti nomor rangka, nomor mesin, warna, dll.
  • Kelengkapan Buku Service dan Buku Manual akan menjadi nilai tambah bagi mobil bekas karena dengan Buku Service kita bisa mengetahui riwayat perawatan mobil tersebut. Buku Manual juga sangat bermanfaat untuk mengetahui cara pengoperasian fitur-fitur yang mungkin belum kita ketahui sebelumnya.
3. Cek kondisi eksterior. Untuk melakukan pengecekan kondisi bodi mobil, sebaiknya carilah tempat dengan penerangan yang baik, usahakan untuk melakukan di pagi atau siang hari, di ruang yang terbuka dan agak lega.

a. Cek kondisi cat
  • Cek apakah mobil pernah mengalami pengecatan ulang, baik karena goresan ringan, keropos, atau bahkan pernah mengalami benturan keras.
  • Cek juga apakah celah-celah pada bodi simetris dan sama antar bagian, seperti celah antara pintu depan dan belakang, celah antara kap mesin dan lampu.
  • Cek juga apakah ada pola bayangan yang aneh pada bodi, lekukan antar bodi apakah masih pas atau sudah agak bergeser.
    -
  • Perhatikan juga dari berbagai sudut pandang, apakah warna antar bagian sama atau berbeda, misalnya antara pintu depan dengan kap mesin atau spakbor.
    -
  • Khusus untuk bumper, masih normal apabila ada sedikit perbedaan warna dengan bagian lain karena perbedaan material.
b. Cek konstruksi bodi
  • Apabila memungkinkan untuk menaikkan mobil atau melihat kolong mobil, cermati juga bagian chassis apakah ada bekas las atau pengecatan.
  • Coba posisikan mobil di jalanan yang rata, kemudian perhatikan dari jauh, apakah bodi mobil masih terlihat simetris.
c. Cek kondisi kaca
  • Perhatikan apakah ada bias-bias cahaya, goresan, atau bahkan retak pada kaca yang dapat mengganggu pandangan Anda saat berkendara.
  • Jangan sepelekan retak pada kaca sekalipun hanya berukuran kecil, dalam jangka panjang besar kemungkinan akan bertambah ukurannya apabila tidak ditangani dengan tepat.
3. Cek kondisi interior. a. Cek bau-bauan
  • Cobalah cermati bau interior mobil saat pertama kali Anda membuka pintu mobil, apabila tercium bau seperti ruangan yang lembab, Anda perlu cermati lebih lanjut apakah mobil tersebut pernah terendam banjir, atau ada bagian dari karpet atau jok yang masih belum kering secara sempurna.
  • Selain itu juga biasanya bau asap rokok seringkali masih tertinggal di dalam mobil, namun bau ini dengan perawatan yang tepat masih dapat dihilangkan.
b. Cek lampu dan fitur-fitur elektronik.
  • Sebelum Anda tes mobil dalam kondisi berjalan, ada baiknya Anda melakukan pengecekan beberapa fitur dalam kondisi mobil berhenti dan mesin menyala.
  • Cek seluruh lampu, termasuk lampu rem, lampu mundur, lampu kabin, serta indikator-indikator pada meter kombinasi apakah masih berfungsi dengan baik.
  • Cek juga fungsi-fungsi A/C, apakah tombol temperatur, level blower masih berfungsi dengan baik, angin yang dihembuskan apakah hanya sejuk atau dingin, atau bahkan keluar bau tak sedap.
    -
  • Cek juga fungsi wiper, baik depan maupun belakang, ingat untuk menyemprotkan air juga pada saat mencoba fungsi wiper untuk menghindari goresan pada kaca.
  • Cek audio, baik tape, CD maupun MP3 serta kualitas suara yang dihasilkan oleh semua speaker yang ada pada mobil.
  • Cek fungsi central lock, power window apakah semua bekerja dengan baik.
c. Cek kelengkapan perkakas dan ban serep 5. Cek kondisi suspensi. Secara kasat mata, Anda dapat mengamati apakah ada rembesan atau lumuran oli pada suspensi, suspensi yang bagus tentunya bebas dari rembesan oli. 6. Cek kondisi ban. Perhatikan kondisi permukaan ban, apakah motifnya simetris, atau ada kesan seperti bekas vulkanisir. Selain itu pastikan juga tidak ditemukan adanya tonjolan atau bekas tambalan yang cukup banyak. Apabila ada aus di salah satu sisi ban, baik di bagian luar maupun dalam, artinya ada yang kurang beres dengan sistem yang terkait dengan roda mobil. 7. Cek kondisi mesin. Apabila Anda merasa kurang yakin dengan analisa Anda mengenai mesin, salah satu cara adalah dengan mengajak rekan Anda yang memang mengerti akan mesin, atau dengan ijin si pemilik, Anda bisa bawa ke bengkel resmi terdekat untuk melakukan pengecekan mesin.
  • Yang paling sering diamati adalah apakah ada tetesan oli di bagian bawah mesin, atau coba perhatikan seputar mesin apakah ada rembesan atau ceceran oli.
    Mesin yang baik seharusnya berada dalam kondisi kering dan bebas lumuran oli. Tidak ada salahnya juga apabila Anda cek juga level oli apakah dalam kondisi kurang atau berlebih.
  • Coba juga amati apakah ada asap yang keluar dari knalpot saat pedal gas ditekan, asap yang berwarna biru mengindikasikan ada oli mesin yang ikut terbakar.
  • Dalam kondisi mesin mati, coba Anda gerakkan setir ke kanan dan ke kiri, apakah oblak/ freeplay sangat terasa.
  • Untuk tes drive, sebaiknya ambil rute dengan kondisi jalan kombinasi, sehingga Anda dapat merasakan apabila mobil tersebut melewati jalan yang rusak.
    Cermati apakah ada bunyi-bunyi yang tidak normal saat melewati jalan yang rusak dan saat membelokkan setir.
  • Perhatikan juga pada saat mengerem, apakah muncul bunyi, pedal terasa bergetar, ada hentakan balik, atau bahkan pedal harus ditekan beberapa kali untuk mendapatkan efek pengereman yang diharapkan.
  • Pada saat jalan lurus, coba sedikit longgarkan pegangan Anda pada setir, apakah mobil langsung bergerak ke kiri atau ke kanan.
  • Rasakan juga apakah akselerasi berjalan dengan normal dan perpindahan gigi dapat dilakukan secara halus.

Itulah beberapa tips yang dapat menjadi pertimbangan Anda dalam mencari mobil bekas yang Anda inginkan.

Sekali lagi, tidak ada salahnya untuk membawa mobil Anda ke bengkel resmi setelah Anda membeli sebuah mobil bekas, pengecekan secara menyeluruh tentunya akan memberikan efek kenyamanan dan ketenangan bagi Anda sendiri selama menggunakan mobil tersebut dalam jangka panjang.

Tips mobil; Cara Membersihkan Jamur dari Kaca

Kaca mobil adalah salah satu bagian kendaraan yang sangat penting, karena bisa menjaga kita agar terhindar dari sinar ultra violet atau air hujan yang kerap muncul pada saat tidak terduga. Tak heran bila bagian ini nyaris selalu terlihat kotor, namun hal ini tidak bisa dibiarkan. Kaca yang terlalu lama tidak dibersihkan akan menjadi kusam dan menjadi tempat tumbuhnya jamur.Untuk menghindarinya, bersihkan kaca mobil Anda dengan teratur dalam jangka waktu tertentu (kalau perlu setiap hari di musim hujan).

Untuk melakukannya tidak perlu ke salon kecantikan mobil, sebab hanya butuh benda-benda sederhana yang bisa diperoleh dari dalam rumah seperti sabun mandi cair dan spons pembersih. Berikut adalah kiat-kiat jitu membersihkan kaca supaya terhindar dari jamur.
  1. Langkah pertama adalah membasuh bagian permukaan kaca yang terkena noda/kotoran dengan air bersih. Untuk melakukannya, gunakan lap yang tidak berserat sebab permukaan kasar pada lap berserat bisa membuat kaca Anda yang tadinya mulus jadi tergores dan meninggalkan bekas.
  2. Berikan sabun (biasanya sabun cair yang telah dicampur dengan air) ke permukaan kaca, kemudian lap sampai busa merata.Untuk membilasnya, siram air ke permukaan kemudian disusul oleh pengeringan dengan menggunakan lap.

    Untuk fase ini, usahakan supaya lap tidak basah. Dengan demikian, kaca jadi bebas dari noda dan karat.
  3. Sebagai langkah perawatan, hindari memarkir mobil dalam keadaan terjemur langsung oleh terik matahari karena bisa mempercepat proses timbulnya jamur.
  4. Kemudian, setiap habis bepergian, jangan lupa bersihkan mobil dengan menggunakan lap atau kemoceng. Dan terakhir, jangan lupa untuk membersihkan kaca mobil minimal dua minggu sekali (tentunya selain dicuci).
    semoga bermanfaat

Cara mencuci mobil yg benar

  1. Bersihkan terlebih dahulu bagian-bagian body yang akan dicuci dengan menggunakan kemoceng/bulu ayam “Hal ini dilakukan supaya pasir-pasir halus yang menempel pada badan mobil tidak menimbulkan goresan saat pencucian.
  2. Saat yang paling baik untuk mencuci mobil sebelum jam 8 pagi dan sesudah jam 4 sore atau siang hari juga bisa, asal tempatnya agak teduh, hal itu dikarenakan air yang menguap karena sinar matahari akan meninggalkan bekas pada body mobil.
  3. Sebelum dicuci, terlebih dahulu seluruh badan mobil diguyur dengan air bersih
  4. Gunakan shampoo khusus mobil atau kalau tidak ada bisa dengan shampoo rambut “Mempergunakan sabun deterjen akan membuat cat jadi kusam karena terdapat kandungan asam didalamnya”
  5. Saat melakukan pencucian gunakan sponge untuk cuci mobil atau bisa juga kain yang berbahan lembut/bahan kaos
  6. Setelah diberikan sabun secara merata, lalu bilas dengan air bersih
  7. Kemudian lakukan pengeringan dengan menggunakan lap berbahan chamois/kanebo keringkan seluruh badan mobil hingga merata agar tidak timbul bercak bekas air.
Tips Lain
  1. Bersihkan terlebih dahulu bagian-bagian body yang akan dicuci dengan menggunakan kemoceng/bulu ayam “Hal ini dilakukan supaya pasir-pasir halus yang menempel pada badan mobil tidak menimbulkan goresan saat pencucian.
  2. Saat yang paling baik untuk mencuci mobil sebelum jam 8 pagi dan sesudah jam 4 sore atau siang hari juga bisa, asal tempatnya agak teduh, hal itu dikarenakan air yang menguap karena sinar matahari akan meninggalkan bekas pada body mobil.
  3. Sebelum dicuci, terlebih dahulu seluruh badan mobil diguyur dengan air bersih
  4. Gunakan shampoo khusus mobil atau kalau tidak ada bisa dengan shampoo rambut “Mempergunakan sabun deterjen akan membuat cat jadi kusam karena terdapat kandungan asam didalamnya”
  5. Saat melakukan pencucian gunakan sponge untuk cuci mobil atau bisa juga kain yang berbahan lembut/bahan kaos
  6. Setelah diberikan sabun secara merata, lalu bilas dengan air bersih
    7. Kemudian lakukan pengeringan dengan menggunakan lap berbahan chamois/kanebo keringkan seluruh badan mobil hingga merata agar tidak timbul bercak bekas air.

Akibat Tergesa Mematikan Mesin

Salah satu kebiasaan buruk pengemudi adalah terburu-buru mematikan mesin kendaraan pada saat memarkir kendaraan. Padahal kebiasaan buruk ini membawa dampak negatif di masa mendatang. Simak uraian berikut ini :

Saat mematikan mesin jangan langsung memutar kontak ke posisi off dan menggeber-geber gas. Hal ini sangat berpengaruh pada pelumasan mesin. Saat putaran tinggi mesin memerlukan pelumasan yang lebih baik. Tapi karena langsung dimatikan meskipun masih ada sisa oli pada dinding boring (rumah silinder), pelumasan menjadi berkurang. Jika sering dilakukan mesin akan aus atau jebol.


Mesin yang langsung dimatikan setelah digeber pada kecepatan tinggi adalah cara yang kurang tepat. Karena saat itu dapur pacu baru saja bekerja keras dari menempuh perjalanan. Dalam keadaan mesin bertemperatur tinggi, tentu komponen di dalamnya masih mengembang, jika tiba-tiba dimatikan hal itu akan merusak dinding silinder.

Disamping itu mesin yang dituntut melakukan putaran tinggi secara terus menerus pasti mengalami stress. Kondisi ini membuat keadaan mesin belum stabil.

Kebiasaan mematikan mesin tiba-tiba sehabis melaju pada kecepatan tinggi dapat menyebabkan ring piston cepat aus. Selanjutnya merembet pada penurunan kompresi sehingga tenaga menjadi payah.

Untuk itu saat mematikan mesin diamkan putaran iddling beberapa saat sampai mesin benar benar dalam keadaan stationer. Setelah itu putar kunci kontak ke posisi off.

Yg nggak boleh dimatikan lsg itu setelah beban berat khusus pada mesin turbocharged krn saat mesin dimatikan maka pelumasan oli akan lsg berhenti sedangkan shaft turbo masih panas & masih berputar (ingat kec putaran turbo > 10.000 rpm) shg dapat mengakibatkan shaft turbo cepat aus. Makanya mobil-mobil turbo selalu dilengkapi dgn turbo timer shg walaupun kunci kontak sudah dicabut mesin mobil masih menyala utk cooling down di rpm idle sekitar 1 menit (putaran shaft turbo saat idle cukup lambat utk berhenti segera sesaat pelumasan berhenti/mesin dimatikan).
Klu di mesin mobil non-turbo nggak ada efeknya klu mematikan mobil yg sudah berhenti seketika, asalkan saja jangan mematikan mesin saat jalan di tol dgn kec tinggi, itu namanya BUNUH DIRI pak.
Krn ketika pelumasan berhenti maka komponen mesin non turbo-pun juga akan berhenti seketika.
Justru kekurangan pelumasan akan terjadi saat cold start dimana oli belum naik ke "Camcase deadspace" shg diperlukan oli yg lebih encer di suhu ruangan (40 C) spt misalnya SAE 5W-40 agar yg lebih cepat tersirkulasi ke bagian "Camcase deadspace" saat cold start.


Overheating dan Cara Mengisi Air Radiator

Overheating tidak hanya disebabkan oleh kebocoran radiator atau kerusakan-kerusakan pada sistem pendingin. Bisa jadi, suhu mesin mencapai titik panas yang tinggi karena ada kesalahan kita saat melakukan pengisian air radiator.

Memang, kehati-hatian saat mengisi air radiator perlu lebih diperhatikan. Terutama untuk para pemilik Avanza dan Xenia. Di buku servis manual kedua brand tersebut ada informasi tambahan mengenai cara pengisian air radiator yang tepat.

Berbeda dengan tipe-tipe lainnya, pabrikan menyebutkan bahwa saat mengisi air radiator, air relief valve (air plug) yang ada di blok mesin harus dibuka. Air plug baru ditutup ketika air radiator sudah keluar dari lubang air plug.

Dari segi fungsi, air plug pada Avanza dan Xenia sebenarnya untuk memastikan bahwa udara telah benar-benar keluar dari seluruh ruang saluran air radiator. Itu sebabnya, ketika sedang mengisi air radiator, air plug harus dibuka. Tujuannya agar udara terdorong keluar lewat lubang air plug.

Bisa dibayangkan apa yang terjadi ketika air plug tidak kita buka saat mengisi air radiator. Kemungkinan besar udara terjebak di saluran-saluran radiator.

Jika udara belum keluar, kerja sistem pendingin dapat terganggu. Ketika udara masih terjebak di saluran sistem pendingin, berarti jumlah air radiator yang masuk masih di bawah jumlah yang dibutuhkan. Pengaruhnya sama seperti radiator yang kekurangan air: menurunnya kemampuan radiator dalam menyerap suhu panas mesin.

Kalau patah hal yg arus diperhatikan;

  1. garansi mobil masih berlaku
  2. selalu bawa cadangan air dalam botol minum besar
  3. sabun sunlight batang buat nyumbat kalo pas dijalan ada yg patah ato bocor
  4. galak ama atpm. kenapa?
karena;
kalo engine o'heat yg mana tidak terdeteksi oleh temp gauge di speedometer...(contohnya pada kec tinggi yg mana flow udara sangat banyak ntuk memperdingin radiator), dapat mempercepat perubahan sifat metal pada mesin dan biasanya diikuti oleh naiknya temp meter dengan cepat dan biasanya mesin langsung mati. Kalo udah kena ke metal mesin (sering disebutnya bengkok)...maka pembetulannya harus tuntas, contoh; radiator, water pump, thermostat pasti harus diganti. naaaaa bagian mesin biasanya suka dikurangi pembetulannya...hal ini yg mengakibatkan mesin tidak seresponsif dahulu...kenapa kompresi bocor, dan temp operating engine dah gak sempurna (alias selalu panas karena aliran air di sekitar engine gak sempurna lagi).


Perawatan Berkala Ch. 10.000 Pada kendaraan Daihatsu Xenia

A. Siapkan Unit Kendaraan pada Stall
B. Posisikan Kendaraan pada posisi Aman
C. Pasang Site Cover dan Vender Cover
D. Siapkan Tool box
E. Siapkan workshop manual
F. Siapkan SST (Special Service Tool)
  1. Penggantian Oli Mesin
    a. Dilakukan setiap 5.000 km, menggunakan SAE 20 W 50 AFI SF/SG
    b. Dilakukan sesuai SOP
       *) Siapkan Oli baru
       *) Siapkan wadah untuk menampung Oli bekas
       *) Pasang site cover dan vender
       *) Buka Cup Engine lalu topang
       *) Lepas Penutup Lubang pemasukan pada Cylinder Cup
       *) Lepas Baut sumbat pembuangan Oli pada Carter menggunakan Kunci ring
       *) Biarkan Oli terkuras keluar
       *) Pasang baud pembuangan
       *) Tuangkan Oli baru Sesuai kapasitas :
           - Tanpa penggantian saringan : 2,1 L
           - Saringan Oli diganti : 2,3 L
           - Keadaan Kosong/kering : 2,6 L
       *) Periksa kapasitas oli menggunakan Deph Stick, Harus diantara " E s/d F "
       *) Bersihkan permukaan yang terkena Oli menggunakan Majun
       *) Tutup Kembali Cup Engin
          - SAE : Society Automotif Of Enginering
          - AFI : American Fetrolium Institut
          - SF : Safty Factor (Faktor keamanan)
          - SG : Safty Grade (Factor Ketahanan)
    + Kekentalan mencapai 20 Mash pada suhu -7 derajat C / +/- 20 derajat F
    + Kekentalan mencapai 50 Mash pada suhu 38 derajat C / +/- 100 derajat F
    + Mash : Satuan Kerapatan

  2. Pemeriksaan Oli Transmisi dan Diferential, Penggantian
    dilakukan setiap 20.000 km.
    - Tempatkan kendaraan pada posisi aman
    - Lepas baut sumbat pemasukan Oli
    - Periksa Kuantitas Oli, harus sejajar dengan lubang pemasukan (5 mm di bawah lubang)
    - Menggunakan SAE 90 GL 4 Untuk Transmisi, Kapasitas : 1,2 L
    - Menggunakan SAE 90 GL 5 Untuk Diferential, Kapasitas :1,6 L
    - Pasang kembali baut pemasukan Oli.

  3. Pemeriksaan Grease /gemuk pada Neple (Bleeder Plug).
    - Secara Visual pemeriksaan dilakukan pada tutup debu (dust cover/Boot)

  4. Pemeriksaan ketinggian minyak Power Steering dari kebocoran.
    - Secara visual, bahwa tinggi minyak berada di antara Min s/d Max Hot level pada tangki cadangan dan bila minyak dalam keadaan dingin permukaan minyak berada pada posisi Min s/d Max cold level pada tangki cadangan.
    - Jeni Oli Power steering sama dengan Oli Transmisi Oyomatis (ATF Dextron II)

  5. Penggantian Saringan Oli (Oil filter), Dilakukan setiap 10.ooo km
    - Dilakukan bersamaan dengan penggantian Oli mesin
    - Lepas saringan Oli Menggunakan SST OIL FILTER
    - Pasang Baut penyumbat pembuangan pada carter
    - Massukan Oli Baru

  6. Pemeriksaan dan penyetelan celah katup (Vave Clereance)
    - Ukur celah katup menggunakan Fuller gauge antara Came Shaft dan Valve Lifter.
    - Ukuran STD IN : 0,13 mm (Dingin) / 0,23 mm (Panas)
    - Ukuran STD EX : 0,20 mm (Dingin) / 0,30 mm (panas)

  7. Pemeriksaan Saringan Udara (Air Filter), Dilakuka n setiap 5000
    km dan di ganti setiap 20.000 km.
    - Lepas Saringan Udara dari air filter box
    - Tiup menggunakan udara bertekanan (Compressor) dari atah berlawanan,atau dari arah Karburator atau Air Intake Chamber
    - Pasang kembali saringan udar pada air filter box.

  8. Pemeriksaan dan pembersihan Saringan Bahan Bakar (Fuel Filter)
    - Lakukan peniupan menggunakan udara bertekanan (Compressor)
    - Saat dilakukan peniupan, saringan bahan bakar harus dalam keadaan terisi
    oleh bahan bakar, dan peniupan dilakukan dengan arah berlawanan tanda panah.

  9. Pemeriksaan dan pembersihan Busi (Spark Plug)
    - Lepas kabel Busi (High Tension Cord)
    - Lepas Busi menggunaka SST dari kepala cylinder (Cylinder Head)
    - Bersihkan kepala Busi menggunakan sikat kawat halus
    - Lakukan penyetelan menggunakan Fuller gauge
    - Pasang kembali Busi diikuti pemasangan Kabel Busi
    - Ukuran STD Celah Busi : 1,00mm s/d 1,10 mm

  10. Pemeriksaan Kondisi dan Tahanan Kabel Busi (High Tension Cord)
    - Gunakan Multitester,
    - Posisikan Conector pada " X 1K Ohm"\

Tips Mobil; Perawatan Power Steering agar awet

Cara mengemudi yg perlu diperhatikan agar power steering tetap awet:
  1. Selalu putar setir dgn kecepatan pelan atau sedang.Bila perlu,ketika membelokkan mobil,kurangi kecepatan mobil agar tdk perlu memutar setir dgn cepat.Dgn memutar roda kemudi secara pelan,gerakan sistem hydrauliknya juga pelan,sehingga komponen lebih awet

  2. Ukur langkah atau jumlah putaran setir dari posisi lurus keposisi belok penuh.Setiap kali belok penuh,pelankan putaran setir saat mendekati akhir putaran.Hal ini untuk mencegah tekanan oli naik mendadak.Naiknya tekanan oli secara mendadak ini akan membuat komponen2 peranti power steering cepat aus

  3. Hindari memutar setir hingga penuh dalam waktu yg lama.Kondisi seperti ini umumnya terjadi saat kita akan memutar balik mobil dijalan yg ramai.Dlm kondisi ini oli ditekan terus menerus dari pompa,berhubung piston tdk bergerak,maka tekanan oli meningkat drastis.Tekanan yg berlebihan ini dpt merusak sistem,seperti:pompa,silinder,hose,fitting.

  4. Cara terbaik untuk mencegah tekanan berlebih adalah dgn cara memutar setir hingga mentok(misal ke kanan)lalu kembalikan sedikit putarannya (kekiri)

  5. Kondisi kemudi diputar penuh juga membuat beban mesin menjadi berat.BBM yg dibutuhkan pun menjadi lebih banyak.

  6. Hindari memutar setir sambil menginjak rem.Ketika roda dibelokkan,sebenarnya roda depan sedikit menggelinding.Maka memutar setir dgn roda terkunci oleh rem akan membuat kerja peranti power steering berat.Jika mobil berhenti dipermukaan miring dan anda harus memutar setir,sebaiknya menggunakan rem parkir.

  7. Boleh saja memutar setir saat berhenti.Namun pertimbangkan juga untuk tdk memutar setir saat berhenti,jika memang dirasa tdk perlu.Putarlah roda kemudi saat dijalankan.Beban setir akan lebih ringan saat dijalankan sehingga hemat BBM


masukkan email anda: